Morning at Brosot
Brosot, namanya begitu asing. Saya bahkan tidak pernah menjejakkan kaki diatas tanahnya yang basah karena embun. Tapi ketika melintas diatas aspal selebaran lemparan batu yang mulus. Dengan sinar matahari pagi yang menerobos rindangnya dedaunan. Hati ini merasakan sebuah ketenangan yang tak biasa.

Sebuah Dusun di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini baru saja bergeliat ketika saya melintas menuju pantai Parangtritis di pagi hari. Kayuhan pedal sepeda sang petani yang bersemangat mengangkut hasil panennya seakan berharmoni dengan hembusan anginnya yang sejuk.

Brosot, saya begitu merindukan suasananya ketika padinya mulai menguning saat saya melintas membelah persawahannya yang luas membentang. Menembus jalan yang tertutup rindang pepohonan yang seakan saling berpelukan dari kedua sisi jalan, seolah berjalan melintas dibawah pelukannya. Brosot, suatu saat saya akan kembali, kali ini tidak hanya sekedar melintas. Tapi kan kucoba menjejakkan kaki membiarkannya basah karena embun. Duduk dibawah pohonnya yang rindang, menikmati tiap kayuhan sepeda sang petani.

Sebuah Dusun di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini baru saja bergeliat ketika saya melintas menuju pantai Parangtritis di pagi hari. Kayuhan pedal sepeda sang petani yang bersemangat mengangkut hasil panennya seakan berharmoni dengan hembusan anginnya yang sejuk.

Brosot, saya begitu merindukan suasananya ketika padinya mulai menguning saat saya melintas membelah persawahannya yang luas membentang. Menembus jalan yang tertutup rindang pepohonan yang seakan saling berpelukan dari kedua sisi jalan, seolah berjalan melintas dibawah pelukannya. Brosot, suatu saat saya akan kembali, kali ini tidak hanya sekedar melintas. Tapi kan kucoba menjejakkan kaki membiarkannya basah karena embun. Duduk dibawah pohonnya yang rindang, menikmati tiap kayuhan sepeda sang petani.
View Larger Map
Brosot di Wikipedia
Laura James 15p · 322 weeks ago
undangan pernikahan